Headlines
Loading...
Penuturan Warga soal Sosok Admin Arisan Bodong Miliaran Rupiah di Natuna

Penuturan Warga soal Sosok Admin Arisan Bodong Miliaran Rupiah di Natuna

Penuturan Warga soal Sosok Admin Arisan Bodong Miliaran Rupiah di Natuna

NegeriNews - Belakangan ini warga Natuna, Kepulauan Riau dihebohkan dengan penangkapan perempuan berinisial E di atas kapal KM Bukit Raya terkait penipuan berkedok arisan online.

Dikawal oleh polisi, E mendarat di Bandara Raden Sadjad pada Kamis (25/3/2021) dan langsung digelandang ke Polres Natuna.

Pelaku E sebelumnya dilaporkan oleh beberapa pengikutnya usai melarikan uang arisan online. Wanita ini merupakan admin dari sebuah permainan arisan di wilayah Natuna.

Dari penelusuran Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, pelaku diketahui bukan warga Natuna asli.

Namun demikian, ia sudah lama tinggal di Natuna dan memiliki usaha berupa kafe bernama Nong Kitty terletak di Jalan Soekarno-Hatta, tepat di depan SDN 01 Ranai.

Disampaikan Ketua RT 04/RW 01 Kelurahan Ranai Kota, Edi Darmawan saat dijumpai, ia menjelaskan kafe tersebut tutup dan kosong semenjak E tersandung kasus penipuan arisan online.

"Dia baru enam bulan buka kafe, tapi tak pernah datang dan melapor ke perangkat RT di sini," kata Edi, Sabtu (27/3/2021).

Dirinya dan para tetangga sempat terkejut ketika mendengar kabar bahwa E ditangkap akibat kasus penipuan, apalagi diketahui telah merugikan korban-korbannya hingga miliaran rupiah.

"Yang kami tahu selama ini, E ini ya usahanya buka kafe makan dan minum, itu saja, makanya saat melihat berita waktu dirinya ditangkap, kami sempat terkejut karena tidak menyangka, " ungkapnya.

Edi juga menyebutkan E merupakan warga asal Kalimantan Barat dan menetap di daerah Bandarsyah.

Arisan online itu, lanjut dia, dibuka E dengan sesama warga asal Kalbar, dan tak satupun warga setempat yang menjadi korbannya.

"Kebanyakan korbannya adalah warga Pontianak, Kalimantan Barat sebab E berasal dari sana, makanya untuk warga saya sendiri alhamdulillah tidak ada yang menjadi korban," ujar Edi.

Sementara itu, E saat ini menjadi tersangka tunggal dalam kasus arisan online dan telah ditahan di Polres Natuna.[sc]