Headlines
Loading...
Pendukung Jokowi Ngamuk, Ribka Tjiptaning Dianggap Sudah Keterlaluan Kritik Pemerintah Soal Vaksin

Pendukung Jokowi Ngamuk, Ribka Tjiptaning Dianggap Sudah Keterlaluan Kritik Pemerintah Soal Vaksin

Pendukung Jokowi Ngamuk, Ribka Tjiptaning Dianggap Sudah Keterlaluan Kritik Pemerintah Soal Vaksin

NegeriNews - Beredar sebuah video berdurasi 4 menit 27 detik yang isinya seorang pria berwajah gahar mengaku sebagai pendukung Presiden Joko Widodo.

Melalui video viral itu, pria yang mengaku beranama Krisyanto Yen Oni, mengomentari pernyataan anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning yang menolak vaksinasi Covid-19.

Krisyanto dalam video itu menyebut Ribka Tjiptaning sudah keterlaluan karena telah mengkritik pemerintahan Presiden Jokowi.

"Saya sebagai pendukung Jokowi tersinggung dengan sikap Anda. Catat!" kata Krisyanto, dalam video tersebut, dikutip Jumat (15/1).

"Anda itu keterlaluan. Anda boleh berseberangan paham dengan pemerintah, Anda boleh berbeda pendapat dengan pemerintah. Tapi tidak elok Anda secara getol menyerang pemerintah di publik," imbuhnya menegaskan.

Krisyanto lantas mengaku menyesal telah membela Ribka bertahun-tahun. Bahkan Krisyanto menyebut citra buruk Presiden Jokowi karena ulah Ribka Tjiptaning.  

"Ibu Ribka Tjiptaning ingat bertahun-tahun kami membela Anda. Bertahun-tahun Presiden Jokowi citranya buruk di mata masyarakat. Anda dituding sebagai bibit kebangkitan PKI di Indonesia. Bertahun-tahun Bapak Jokowi dihina dihujat PKI karena keberadaan Anda di PDIP," tegasnya.  

"Bertahun-tahun kami membela anda, bertahun-tahun kami memberikan pencerahan kepada masyarakat, Anda tak tahu diri," pungkas Krisyanto dengan mata melotot.

Alasan keamanan, anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP Ribka Tjiptaning sebelumnya dengan tegas lantang menolak untuk divaksin Covid-19.

Pernyataan itu disampaikan Ribka dalam Raker dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR bersama Kementerian Kesehatan, BPOM dan PT Bio Farma.

"Saya tetep tidak mau divaksin maupun sampai yang 63 tahun bisa divaksin, saya sudah 63 tahun nih, mau semua usia boleh tetap (tidak mau divaksin) ," kata Ribka di depan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, di Komisi IX, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/1).(RMOL)