Headlines
Loading...
Merinding, terdengar suara mengaji dalam masjid kosong di Yordania

Merinding, terdengar suara mengaji dalam masjid kosong di Yordania

Merinding, terdengar suara mengaji dalam masjid kosong di Yordania
NegeriNews - Suara misterius berkumandang di salah satu masjid kosong di Yordania. Suara misterius itu terdengar melantunkan ayat-ayat suci Al Quran.

Video suara misterius masjid kosong di Yordania itu beredar viral di media sosial. Berdurasi cukup panjang sekitar hampir 6 menit menunjukkan, seorang pria paruh baya dan beberapa jemaah masjid yang keheranan.

Dari dalam masjid yang kosong itu terdengar lantunan ayat suci Al Quran. Tak hanya satu orang, suara itu terdengar jelas berasal dari beberapa orang.

Baca juga: Subhanallah, BMKG kabarkan penampakan hilal di tengah wabah corona

Masjid yang diduga ada di Yordania itu kabarnya sudah ditutup karena lockdown. Dan masjid hanya dikunjungi untuk dibersihkan.

“Masyaa Allah…..Salah satu Masjid di Jordania yang telah ditutup sudah 3 minggu akibat Wabah Covid-19, pada waktu Hari Jum’at terdengar suara orang-orang sedang mengaji, padahal Pintu Masjid terkunci dan tidak ada orang di dalamnya. Malaikat-Malaikat telah mengisi Rumah Allah dan tidak membiarkan nya menjadi kosong.
Maha Suci Allah dengan segala firman Nya,” tulis caption akun youtube BVI yang diposting 12 April 2020.

Dalam video tersebut, pria paruh baya yang menggunakan peci berteriak hiteris sambil menangis. Ia mengetuk pintu masjid dan berharap bisa masuk ke dalam untuk ikut mengaji bersama suara-suara tersebut.

Meski viral, sayangnya hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut tentang video tersebut.

Yordania pada 20 Maret 2020 lalu mengumunkan menutup negaranya untuk memutus mata rantai COVID-19. Pemerintah Yordania meminta masyarakat agar tidak keluar.

Juru bicara Pemerintah Yordania, Amjad Al Adailah, mengatakan aturan ini akan berlaku mulai pukul 07.00 pagi waktu setempat hingga pemberitahuan selanjutnya.

Dilansir aa.com.tr, terkait penerapan pembatasan gerak masyarakat di luar rumah ini, siapa pun yang melanggar aturan ini bisa dikenai hukuman penjara hingga satu tahun.

Sebelumnya pada Kamis, 19 Maret 2020, Kementerian Kesehatan Yordania mengatakan kasus virus corona atau COVID-19 di negara itu naik menjadi 69 kasus, sehingga Pemerintah Yordania akan memperpanjang jam malam tanpa batas waktu.

Namun pemerintah berjanji akan mulai mengirimkan makanan dan barang-barang penting ke seluruh negeri ke setiap rumah selama karantina wilayah yang ketat untuk mencoba mengendalikan penyebaran virus corona.

Menteri Negara untuk Media Amjad Adailah juga mengatakan, pemerintah telah membuat pengaturan dengan dewan kota untuk mengirimkan cukup roti, air, tabung gas dan obat-obatan dasar.

Hal itu dilakukan karena pihak berwenang khawatir mencabut jam malam selama beberapa jam akan memicu terjadinya pembelian panik dan penimbunan persediaan yang akan berisiko mempercepat penyebaran virus.