Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Enam Orang Mukmin Yang Shalatnya Ditemani Setan, Waspada No 4 Sering Kita Lakukan

Enam Orang Mukmin Yang Shalatnya Ditemani Setan, Waspada No 4 Sering Kita Lakukan
Islamadia - Salahsatu orang beruntung yang di sebutkan dalam Al-Qur’an adalah orang yang “Khusyu Dalam Shalatnya”. Meskipun mencapai kekhusyuan dalam shalat merupakan hal yang tidak mudah dilakukan. Tapi sebenarnya khusyu dalam shalat bisa kita usahakan.  Salahsatu cara yang bisa dilakukan, mungkin dengan berdoa memohon perlindungan kepada Allah, agar kita senantiasa dipelihara dari dari tipu daya dan godaannya. 

Waspada saudaraku, Ternyata ada Enam orang mukmin yang shalatnya selalu dibersamai setan. Dibersamai Bukan berarti mereka mengikuti manusia melaksanakan salat, namun setan tersebut tidak berhenti mengganggu hingga manusia tidak berdaya. Siapa saja enam orang tersebut? Berikut penjelasannya:

  1. Orang yang selalu was-was dalam niat: Orang pertama yang dibersamai setan saat salat adalah mereka yang selalu merasa was-was dalam niat. Biasanya perasaan was-was ini akan berlangsung hingga saat shalat. Hal itu membuat orang ragu terkait rukun salat yang seharunya dijalankannya. Misalnya saja lupa jumlah rakaat dan lupa bacaan. Jika mengalami ini anda patut waspada, karena sebenarnya anda tengah bersama dengan setan yang menggoda. Setan Menghembuskan Was-was dan Syubhat  dalam diri manusia. “Kemudian setan membisikkan pikiran jahat (waswas) kepadanya, dengan berkata,”Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi (kekekalan) dan kerajaan yang tidak akan binasa?” [Thâhâ/20:120].
  2. Orang yang menyimpan banyak pikiran: Saat sedang khusuk salat, tiba-tiba teringat hal ini dan itu. Ternyata setan tidak akan membiarkan manusia salat dengan khusyu. Mereka akan terus mengganggu ibadah manusia dengan menghadirkan banyak pikiran-pikiran di kepala manusia. Ada suatu kisah pasa saat Imam Hanafi masih hidup. Seseorang datang kepadanya karena lupa meletakkan sesuatu barang. Imam Hanafi menyuruhnya untuk salat dengan khusuk sepanjang malam dan berdoa kepada Allah agar barang yang hilang dapat ditemukan. Saat menjalankan perintah tersebut, ternyata baru setengah malam saja orang yang kehilangan barang tadi bisa mengingat dimana ia meletakkan barangnya. Keesokan harinya Ia bertanya kepada Imam Hanafi mengapa demikian. Sang Imam kemudian menjawab, bahwa  setan tidak akan senang apabila seorang hamba khusyu dalam sholatnya, sehingga setan akan membuatnya mengingat apa yang ia lupakan saat sholat.
  3. Orang yang selalu merasa seperti buang angin: Hal ini juga sering dialami oleh banyak orang. Saat selesai wudhu atau tengah salat, tiba-tiba terasa seperti buang angin. Ternyata perasaan ragu buang angin atau tidak merupakan sebuah gangguan yang setan hembuskan untuk mengacaukan sholat seseorang. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : “Jika salah seorang di antara kalian merasakan hal itu, maka janganlah membatalkan shalatnya hingga dia mendengar suaranya atau mencium baunya tanpa ragu.”(H.R Ahmad)
  4. Orang yang tidak fokus pada sholat: Tidak fokus saat melaksanakan salat juga menjadi salah satu pertanda bahwa setan sedang bersamanya. Tidak fokus bisa saja disebabkan hal-hal yang dapat mencuri perhatian saat salat. Misalnya hp berdering, memikirkan kendaraan yang sedang diparkir karena takut hilang dan banyak lagi.  Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah Radhiallahu 'anha, ia berkata: “Saya bertanya kepada Rasulullah tentang hukum menengok ketika sholat”. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, “Itu adalah curian setan atas sholat seorang hamba”. (H.R Bukhari)
  5. Orang yang sholatnya tergesa-gesa: Karena ingin mengerjakan hal lain, biasanya seseorang salat dengan cepat dan tergesa-gesa. Sebaiknya anda lebih berhati-hati lagi terhadap hal ini. Karena sebenarnya, ini pertanda bahwa anda sedang bersama setan. Rasulullah SAW melawang umatnya melakukan hal itu. Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda : “Sejahat-jahat pencuri adalah yang mencuri dari shalatnya”. Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana mencuri dari sholat?”. Rasulullah berkata, “Dia tidak sempurnakan ruku dan sujudnya” (H.R Ahmad). Dalam hal ini Rasulullah menganggap perbuatan mencuri dalam sholat lebih buruk daripada mencuri harta.
  6. Wanita yang shalat ke masjid menggunakan Farpum: Ternyata wanita yang ke mesjid dengan menggunakan wewangian juga didekati oleh setan. Dengan aroma-aroma tersebut setan justru lebih mudah untuk membuat salat orang yang ada disekitar wanita yang memakai wewangian agar tidak khusuk. Menggunakan wangi-wangian saat ke masjid adalah salah satu perbuatan yang Rasulullah larang. Rasulullah bersabda, yang artinya : “Jika salah satu dari kalian(para wanita) hendak ke masjid, maka janganlah sekali-kali menyentuh wewangian.”(H.R Muslim).
Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung seperti yang disebutkan dalam surat Al-mukminun ayat 1 dan 2. “ beruntunglah orang –orang yang beriman, yaitu orang yang khusyu dalam shalatnya” 

Sumber : www.muslimahdaily.com